strategi pengembangan usaha

Ini Strategi Pengembangan Usaha Oprah Winfrey yang Anda Wajib Tahu

Yuk belajar strategi pengembangan usaha Oprah Winfrey di bisnis jaringan televisinya dan berhasil kalahkan kompetitor yang sudah lebih lama tayang sehingga bisa bawa Oprah Winfrey jadi salah satu wanita paling berpengaruh versi Forbes.

Karier dunia televisi

Kesuksesan Oprah di dunia televisi dimulai ketika ia direkrut bekerja di Nashville WLAC-TV. Saat itu, ia ditempatkan sebagai host di program dengan rating yang rendah. Namun karena kemampuan komunikasinya yang bagus, Oprah Winfrey berhasil menaikkan rating program tersebut dan menjadi pemenang mengalahkan stasiun TV lain.

Puncak karir Oprah Winfrey adalah saat ia diminta oleh Roger Ebert untuk mengisi acara televisi King World yang kemudian berganti nama menjadi The Oprah Winfrey Show. Acara televisi ini menarik perhatian publik dan menjadi acara yang sangat dinanti karena kelihaian Oprah dalam menggali informasi dari bintang tamunya.

Bisnis jaringan televisi OWN

cara pengembangan usaha
The Oprah Winfrey Show yang dibawakan oleh Oprah dan berhasil meraup US$300 juta per tahun

Oprah Winfrey mengembangkan sayapnya ke bisnis dengan membuka jaringan televisi OWN yang merupakan singkatan dari Oprah Winfrey Network. Menurut Forbes kepemilikan 25,5% atas nama Oprah Winfrey dari jaringan itu bernilai sekitar US$75 juta.

Jaringan televisi ini populer dengan tayangan utama The Oprah Winfrey Show yang dibawakan oleh Oprah dan berhasil meraup US$300 juta per tahun.

Oprah kemudian meluncurkan publikasi sendiri, The Oprah Magazine. Pada 2018, ia memiliki 2,4 juta pelanggan bulanan, menjadikannya salah satu majalah wanita top di AS.

Kesuksesan Oprah Winfrey tak hanya berdampak di segi bisnis, banyak kalangan yang kagum dan menjadikan Oprah Winfrey sebagai idola dan panutan. Oprah Winfrey pun masuk dalam daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia versi Forbes. 

Strategi pengembangan usaha oleh Oprah

Acara yang ia bawa harus punya pembeda, ciri khas yang hanya ada di acaranya saja dan tidak dimiliki oleh acara lain

Kesuksesan Oprah dalam acara The Oprah Winfrey Show dan majalah The Oprah Magazine tak lepas dari strategi pengembangan usaha yang diterapkan.

Salah satu faktor penting yang menjadi nilai utama keberhasilan Oprah adalah kelihaiannya dalam mengeksplor sisi emosional dan isu-isu sosial yang menyita perhatian publik.

Oprah menilai bahwa acara yang ia bawa harus punya pembeda, ciri khas yang hanya ada di acaranya saja dan tidak dimiliki oleh acara lain.

Oleh karena itu ia membuat strategi pengembangan usaha dengan menggali sisi emosional dan isu sosial yang sukses menarik perhatian publik.

Strategi yang diterapkan Oprah Winfrey ini meskipun disatu sisi efektif, namun mendapat banyak kritik dari berbagai pihak. Mereka menilai bahwa cara Oprah Winfrey interview narasumber tidak memenuhi etika dan kode etik jurnalis karena lebih mementikan sisi emosional dibandingkan fakta.

Namun disamping kritik yang diterimanya, acara The Oprah Winfrey Show tetap menjadi salah satu acara televisi yang sangat dinanti dan meraup penghasilan besar setiap tahunnya.

Baca juga:

Strategi pengembangan usaha yang sering terlupakan

2 strategi dalam pengembangan usaha yang harus diterapkan

Kesuksesan strategi pengembangan usaha yang diterapkan Oprah dalam membesarkan bisnisnya menurut Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly adalah karena 2 faktor:

1. Discriminator dengan bisnis lain

Faktor pertama adalah adanya discriminator, maksudnya adalah ada sebuah pembeda, ciri khas, dan keunikan yang hanya dimiliki oleh bisnis Oprah Winfrey dan tidak dimiliki oleh bisnis lain.

“Kenapa harus punya discriminator? Karena kalau produk atau jasa Anda tidak punya sesuatu yang unik, yang menjadi ciri khas dan pembeda dengan bisnis lain, ujung-ujungnya customer hanya melihat Anda dari segi harga saja. Akibatnya, Anda malah terjebak dalam perang harga.” ucap Coach Yohanes G. Pauly.

Seperti halnya dengan Oprah Winfrey, dalam menjalankan strategi pengembangan usaha miliknya, ia menerapkan discriminator dengan menjual sisi emosional dan isu-isu sosial yang sangat jarang diangkat oleh acara televisi lain.

Karena perbedaan ini publik yang menonton kemudian tertarik karena ada ciri khas dan keunikan yang hanya bisa didapatkan dari acara The Oprah Winfrey Show.

2. Emotional benefit dibandingkan functional benefit

“Faktor kedua dan yang sangat penting di bisnis apapun dalam strategi pengembangan usaha adalah berhenti menjual functional benefit dan fokus dalam menjual emotional benefit.” ucap Coach Yohanes G. Pauly.

Emotional benefit adalah dengan menyentuh hati dan sisi emosional calon customer, sehingga mereka tidak lagi menggunakan logika dan sangat mudah terbujuk untuk membeli di bisnis.

Sedangkan jika pebisnis fokus di functional benefit, pebisnis hanya akan terjebak di perang harga karena calon customer akan menilai untuk apa mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar untuk barang yang fungsinya sama.

Jika Oprah tidak menerapkan emotional benefit di acara yang ia bawakan, The Oprah Winfrey Show tidak akan terkenal dan sukses seperti saat ini.

Leave a Reply